BBM NAIK 28.7 PERSEN
Akhirnya keputusan kenaikan harga BBM bersubsidi sudah diputuskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari Jumat (23/5) hari ini dengan rata rata kenaikan 28.7 persen. Dan kenaikan ini berlaku mulai Sabtu 24 Mei 2008 pukul 00.00 WIB. Keputusan ini diambil oleh Presiden saat melaksanakan rapat finalisasi penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta.
Dikutip dari harian Kompas Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan “Sudah diputuskan oleh Presiden. Besaran kenaikannya 28.7 persen,” ujar Menteri ESDM seusai rapat kabinet. Dengan keputusan kenaikan itu, BLT akan disalurkan ke rakyat yang memiliki kartu mulai Sabtu.
Dengan kenaikan ini harga minyak dipasaran menjadi ;
Premium = Rp. 6.000,-/liter sebelumnya Rp. 4.500,-/liter
Solar = Rp. 5.500,-/liter sebelumnya Rp. 4.300,-/liter
Minyak Tanah = Rp. 2.500,-/liter sebelumnya Rp. 2.000,-/liter
Semoga semua bisa tenang kembali….
Mari teruskan menelusuri celah celah yang membikin sendi sendi perekonomian bangsa kita selalu bocor selama ini….
Terutama perusahaan perusahaan minyak asing dan perusahaan tambang asing lainnya yang mengeksplorasi dan mengeskploitasi ladang ladang minyak dan tambang di negara kita yang berpesta pora dengan kenaikan harga minyak, kita sendiri yang memiliki tanah tempat ladang minyak dan tambang hanya bisa tergelapar…
Seperti data berikut ini ;
Dalam laporan pendapatannya untuk tahun 2007, pihak ExxonMobil memperoleh keuntungan sebesar $40.6 Billion atau setara dengan Rp3.723.020.000.000.000 (dengan kurs rupiah 9.170). Nilai penjualan ExxonMobil mencapai $404 billion, melebihi Gross Domestic Product (GDP) dari 120 negara di dunia. Setiap detiknya, ExxonMobil berpendapatan Rp 11.801.790, sedangkan perusahaan minyak AS lainnya, Chevron, melaporkan keuntungan yang diperolehnya selama tahun 2007 mencapai $18, 7 billion atau Rp171.479.000.000.000. Royal Ducth Shell menyebutkan nilai profit yang mereka dapatkan selama setahun mencapai $31 milyar atau setara dengan Rp 284.270.000.000.000.
Keuntungan yang diperoleh korporasi-korporasi Negara imperialis ini tidaklah setara dengan Produk Domestic Bruto (PDB) beberapa Negara dunia ketiga, tempat korporasi tersebut menghisap. Hingga akhir tahun 2007, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia belum sanggup menembus Rp4.000 Trilyun, untuk triwulan ke III tahun 2007 saja hanya mencapai Rp 2.901. trilyun. Untuk Negara penghasil minyak lainnya, Libya hanya 50.320 juta US$, Angola (44, 033 juta US$), Qatar (42, 463US$), Bolivia (11.163 juta US$), dan lain-lain.
Konfigurasi ini memperlihatkan pengalihan keuntungan eksplorasi tambang, baik migas maupun non-migas, di Negara-negara penghasil justru dinikmati oleh grup-grup korporasi dan Negara induknya. Di Indonesia, menurut laporan Energy information Administration (EIA) dalam laporannya (jan/08 ) mengatakan bahwa total produksi minyak Indonesia rata-rata 1, 1 juta barel per-hari, dengan 81% (atau 894.000 barel) adalah minyak mentah (crude oil). Untuk produksi gas alam, Indonesia sanggup memproduksi 97.8 juta kubik. Indonesia masuk dalam daftar ke 9 penghasil gas alam di dunia, dan merupakan urutan pertama di kawasan Asia Pasifik.
Sayangnya, hampir 90% dari total produksi tersebut berasal dari 6 MNC, yakni; Total (diperkirakan market share-nya di tahun 2004, 30%), ExxonMobil (17%), Vico (BP-Eni joint venture, 11%), ConocoPhillips (11%), BP (6%), and Chevron (4%). Sedang, stok gas bumi mencapai 187 triliun kaki kubik atau akan habis dalam waktu 68 tahun dengan tingkat produksi per tahun sebesar 2, 77 triliun kaki kubik. Cadangan batu bara ada sekitar 18, 7 miliar ton lagi atau dengan tingkat produksi 170 juta ton per tahun berarti cukup buat memenuhi kebutuhan selama 110 tahun. (Sumber: Kementerian ESDM).
Buat Pertamina, BUMN, Pengusaha dan Pemimpin negara kita, agar cepat menyadari dan arif dalam menyikapi ini semua…..
Sebenarnya dengan kenaikan harga minyak, kita bisa memakmurkan rakyat, bukan sebaliknya…
MARI MARI KITA SADARI DAN JALAN BERSAMA MEMPERBAIKI BANGSA………………….

BBM ????
M A H A L . . . . . B A N G E T ….
untung sekarang ini lagi ga ada pelanggan buat ngojeg.
jadi ngirit bensih deh…
weh, kakak lg OL ya…
aku belom bobok demi mo kirim paket. tadi sore habis antri BBM. lumayan jg, tangki motorku sekarang full. hehehe
MM? wah, ceweknya cantik mana ama ME?
ooo di kampus ya?
ya udah, met belajar deh… jangan meleng melototin cewe2 kalo lg diterangin ama dosen. ntar kulaporin ama kakak ke-2 lho…
paketnya udah dibuka?
ngga pecah,kan?
ngojek di Gunungpati? capeee deeeh…..
ban bocor… tapi kenyang makan indomie di warung burjo. hehehe
MARI MARI KITA SADARI DAN JALAN BERSAMA MEMPERBAIKI BANGSA………………….
Ya. SBY – JK X mas, Susah Bensin Ya Jalan Kaki.
jalan kaki kok memperbaiki bangsa yang bener yach perbaiki sandal ma sepatu masing-masing.
Kalo BBM naik kayaknya semua juga ikkut naik. Padahal kita-kita ini khan anak kos tulen.
BBM naik ya sudahlah, ndak usah pusing pusing, wong BBM diganti dengan air atau duit tetap nggak bisa jalan.
Berhemat aja itu kuncinya dan cari orderan baru atau sabetan baru, oke.
Yup setuju.. pemerintah ahrus arif dalam setiap kebijakannya..
Salam kenal mas, izin ngelink artikel ini di blog-ku…
[...] Semoga tidak hanya kesia-siaan yang didapat. Walaupun suara didengar ataupun tidak, dan nyatanya harga BBM mulai hari ini juga telah dinaikkan, tapi saya yakin hal ini tidaklah [...]
sebagai rakyat kecil emang harus pasrah saja… emang sudah takdir kalau BBM naik… Walopun gitu, Indonesia harus tetap optimis agar mencapai peringkat 5 besar dunia pada tahun 2030…
rakyat banyak yang miskin kok malah ditambah miskin?? kita ini negara kaya akan minyak kok malah kewalahan dengan harga minyak dunia??
salam hangat dari http://diazhandsome.wordpress.com (Mr. Handsome punya Blog!!)
Kami melihat dilapangan, Kartu BLT belum juga sampai di terima. Warga di sekitar sudah mulai hangat-hangat cemas terutama bagi warga yang periode lalu tidak menerima, bahkan aparat desa was-was akan protes warga yang tidak menerima. Pada intinya warga di sekitar kami mulai panas. tolong sampaikan pesan agar kenaikan BBM yang sudah di putuskan tadi malam di tarik kembali dan segera potensi alam yang ada (BUMN) yang akan di jual ke asing. segera “NASIONALISASIKAN” sebagai bahan investasi warga buat menunjang soko ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Bangkit. Kami hawatir, mau kemana arah ekonomi bangsa jika seluruh asset bangsa di kuasai Asing. sediiiih…sediii…h euy….!
(^_^)..hehe
Apa kabar perancis ?
Thanks..saya juga merhatiin blog situ terus, cepet bgt updatenya…makanya saya juga ndak mau kalah…
iya nih, disini BBM naik terus, udah 3 kali naik semenjak SBY-JK memimpin….
selain mencabut subsidi, pasti ada solusi yang lebih baik untuk mengatasi krisis BBM
Yah naik lagi……………………
Yoi… selamat buat bapak SBY.
Salam,
http://dsatria.wordpress.com
Tidak hanya MENYADARI saja untuk memperbaiki bangsa.
Butuh Tindakan nyata,
hasilkebun hanya bisa “membuang sampah di tempat sampah & tertib lalu lintas” +
MEngecat Rumah yang membutuhkan… Kalu yang ini harus pake ongkos tenaga…
wah payah deh… masak semua komentku dikeluarin di sini…..
jadi malu…
eh kak, itu poto pom bensin ngambil dari mana?
oia, ada paket lagi… udah sampe belom?
kasih kabar yo!
wah, nasib mahasiswa kayak gw gimana nih
Janji tinggallah janji…
http://alief.wordpress.com/2008/05/25/history-bbm-di-presidensbyinfo/
BBM = Benar Benar Muangkell !!!
BBM = Benar Benar Modal Nekat (naikin)
BBM = Benar Benar Mayat (kita semua ini mayat hidup lho walau tiap hari posting (yang nggak jelas))
BBM = Besok Bakal Menderita (kayak gitu nggak bisa diramal?)
alhamdulillah BBm naik lagi… keren makin banyak orang susah!!!
Pada saat daya beli masyarakat sedang merosot tahun ini, para pengusaha sebaiknya memilih untuk tetap mengedepankan aspek sosial dengan menahan diri untuk tidak serta merta menaikkan harga. Meski harus diakui, belum diketahui sampai kapan harga tersebut dapat dipertahankan di pasar.