NYANYIAN ANGSA Karya : W.S Rendra Majikan rumah pelacuran berkata kepadanya: “Sudah dua minggu kamu berbaring. Sakitmu makin menjadi. Kamu tak lagi hasilkan uang. Malahan kapadaku kamu berhutang. Ini beaya melulu. Aku tak kuat lagi. Hari ini kamu harus pergi.” (Malaikat penjaga Firdaus. Wajahnya tegas dan dengki dengan pedang yang menyala menuding kepadaku. Maka darahku [...]
Arsip untuk ‘Palito’ Kategori
Nyanyian Angsa
Diposkan dalam Palito pada 07-08-09 | Tinggalkan sebuah Komentar »
’09 Janvier
Diposkan dalam Palito pada 06-01-09 | 2 Komentar »
2009 yaa ternyata hari ini lembaran itu sudah berganti daun daun 2008 yang kemaren hijau mewangi kini telah lapuk dimakan anai anai pelepah pelepah dahaga itu kini tlah menjadi mumi memori ada kehancuran nan terpatri, ada kebahagiaan yang bersemi, ada rona rona semu yang mengakrabi, ada noktah noktah realita yang harus ditelusuri 2009 hanyalah tetap [...]
Do’a Buat Pendiam
Diposkan dalam Palito pada 04-05-08 | 1 Komentar »
” Jika melihat praktek biadab, tunjukkanlah pada saat yang sama tidak terlibat dan menyembunyikan praktek yang tidak beradab itu “
Do’a Buat Pengkritik
Diposkan dalam Palito pada 04-05-08 | Tinggalkan sebuah Komentar »
” Jika menyerang praktek biadab, di saat yang sama tunjukkanlah bagaimana hidup secara beradab itu “
Kekuatan
Diposkan dalam Palito pada 19-04-08 | 1 Komentar »
“Kekuatan kita sering kali terbentuk dari kelemahan-kelemahan diri yang sangat tidak ingin kita tunjukkan..“ (Mignon McLaughin, Jurnalis-Penulis AS (1913-1983)
A i r
Diposkan dalam Palito pada 11-04-08 | 1 Komentar »
Hidup Ibarat Air Mengalir Menuju Hilir Jernih Belum tentu Dalam Keruh Belum tentu Dangkal Dalam Hidup Kita jangan Mengikuti dan Melawan Arus tetapi Kita Harus Mampu MENITI Arus…. JB’l0g
Budi
Diposkan dalam Palito pada 10-04-08 | 5 Komentar »
nan kuriak kundi nan merah sago nan baiak budi nan indah baso dek ribuik runduaklah padi di cupak datuak Tumangguang kok hiduik indak babudi duduak tagak kumari cangguang talangkang carano kaco badarai carano kendi tali nan samo rang rantangkan baganggang karano baso bacarai karano budi itu nan samo rang pantangkan (Petatah Adat Minangkabau dalam Menjaga [...]
