Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Kesehatan’ Category

Banyak Bercinta Bikin Pria Panjang Usia

Modena, Italia, Manfaat hubungan seks bagi pria kembali dibahas dalam sebuah forum ilmiah. Kali ini para ahli sepakat, kehidupan seks yang sehat membuat pria jarang kena  penyakit sehingga punya peluang lebih besar untuk memiliki umur panjang.
Manfaat itu dibahas dalam kongres tahunan Italian Society of Sexual Medicine di Modena, Italia. Dalam forum ini terungkap, salah satu penelitian untuk membuktikan hal tersebut pernah dilakukan oleh University of Florence terhadap 4.000 pria.

Salah satu peneliti, Dr Emmanuele Jannini mengatakan peningkatan hormon testosteron pada pria yang terjadi saat berhubungan seks bisa mengatasi depresi dan mengurangi stres. Hal ini secara signifikan dapat mengurangi risiko berbagai gangguan kardiovaskular.

Peningkatan hormon testosteron juga mencegah kemungkinan terkena penyakit diabetes. Menurut Dr Jannini, hormon seks pria yang satu ini juga dalam kadar tinggi dapat membantu membakar kelebihan kadar gula di dalam darah.

Bagi kesehatan tulang, testosteron membuat pria lebih jarang terkena osteoporisis. Jika wanita butuh suplemen steroid anabolik untuk mencegah penyakit tersebut, pria hanya butuh lebih banyak bercinta untuk mendapatkan efek yang sama.

“Testosteron adalah hormon seks paling utama pada pria, yang ternyata bisa juga berfungsi sebagai steroid anabolik pencegah osteoporosis,” ungkap Dr Jannini seperti dikutip dari Telegraph, Senin (8/11/2010).

Penelitian ini juga menegaskan keyakinan banyak orang bahwa hubungan seks bisa mengurangi risiko gangguan prostat pada pria. Sayangnya Dr Jannine tidak menjelaskan kondisi sebaliknya, apakah risiko gangguan prostat akan meningkat pada pria yang tidak pernah atau jarang berhubungan seks.

Sumber : (AN Uyung Pramudiarja, detik.com)

Read Full Post »

Seluk Beluk Ilmu Seksologi yang Selalu Dianggap Tabu

St Louis, AS, Selama ratusan tahun, ilmu yang berkaitan dengan permasalahan seksualitas manusia selalu dianggap tabu dan tidak pantas untuk diusik-usik. Inilah dia dokter yang berani mengulik-ngulik masalah seks dari sisi biologi, urologi dan kedokteran.

Dialah Dr William Howell Masters, perintis dan orang pertama yang mempelajari tentang anatomi dan fisiologi seksualitas manusia di laboratorium pada 1956. Laporan hasil penelitiannya yang sangat kontroversi bahkan banyak menuai kritikan.

Masters lahir pada 27 Desember 1915 di Cleveland, Ohio. Ia belajar di sekolah umum di Kansas City hingga kelas delapan kemudian melanjutkan di Lawrenceville School di Lawrenceville, New Jersey.

Ketertarikannya pada ilmu yang berkaitan dengan seksualitas bermula sejak ia masuk University of Rochester School of Medicine dan mulai bekerja di laboratorium Dr George Corner, yang membandingkan dan mempelajari saluran reproduksi hewan dan manusia.

Selama tahun pertama sekolah kedokteran, Masters menjadi tertarik pada seksualitas karena belum diselidiki secara ilmiah fungsi fisiologinya.

Saat itu, kalangan akademisi masih menganggap tabu dan tidak ada yang mau mengusik permasalahan seksualitas manusia. Pengaruh budaya dan agama orthodox amat kuat membelenggu upaya penelitian kehidupan seksual manusia.

Awalnya, Masters menjadi tertarik pada pekerjaan Dr Alfred Kinsey, profesor zoologi University of Indiana yang telah mewawancarai ribuan pria dan wanita tentang pengalaman seksualnya.

Untuk mempersiapkan penelitiannya, ia mulai bekerja di bagian ginekologi di St Louis Hospital dan Barnes Hospital di St Louis, AS. Dia juga bekerja di bagian patologi di Washington University School of Medicine.

Baru pada tahun 1954, Masters memutuskan bahwa ia siap untuk melakukan penelitian tentang fisiologi seksual. Ia prihatin dengan sedikitnya informasi tentang seksualitas di kalangan profesi medis yang diterapkan untuk memahami masalah-masalah pasien.

Masters mendapat izin dari Washington University School of Medicine untuk memulai serangkaian percobaan perintis yang diam-diam disebut reproduksi biologi.

Dilansir Independent, Selasa (30/11/2010), subjek pertama Masters adalah pelacur wanita dan pria. Ia mempelajari sosioseksual dan riwayat kesehatan dari subjek, serta juga mengamati dan mengukur respons fisiologis untuk gairah seksual.

Dalam waktu 15 tahun sejak pertengahan tahun 1950-an, ia merekam hasil laboratorium dan analisis pola reaktif untuk rangsangan seksual yang efektif pada sejumlah besar pria dan wanita.

Penelitian ini memberikan dasar untuk kerja terapi seksual selama beberapa dekade. Dalam melakukan penelitian ini, ia dibantu oleh rekan peneliti pertama yang sekaligus menjadi istrinya, Virginia Eshelman Johnson.

Pada tahun 1966 hasil penelitian Masters dan Johnson diterbitkan dengan judul Human Sexual Response. Buku ini menuai sensasi dan kontroversi, namun hal tersebut malah membuat buku ini sangat populer. Dalam buku keduanya, Human Sexual Inadequacy (1970), Masters membahas tentang impotensi.

Meski menuai banyak kritik, ia tetap melanjutkan penelitian seksologinya. Pada tahun 1979 Masters dan Johnson mempelajari dan menggambarkan respons seksual kaum homoseksual dan lesbian yang hasilnya dipublikasikan dalam Homosexuality in Perspective.

Kontroversi lebih lanjut pada pekerjaannya terjadi pada tahun 1988, saat Masters dan Johnson menulis sebuah buku berjudul Crisis: Heterosexual Behavior in the Age of AIDS. Beberapa anggota komunitas medis bahkan sangat mengutuk penelitian ini.

 

 

Namun, upaya Masters untuk merintis dan membuat penelitian ilmiah dengan subjek seksualitas manusia akhirnya mendapat penghargaan Paul H. Hoch Award dari American Psychopathic Association pada tahun 1971. Serta sebuah penghargaan Sex Information and Education Council of the United States (SIECUS) di 1972 dan tiga penghargaan bergengsi lainnya.

Ia juga tergabung dalam American Association for the Advancement of Science (AAAS), American Fertility Society, dan beberapa asosiasi medis lainnya.

Dengan ketekunannya, orang kini tahu bahwa seks bukan sekedar pembuahan alias bikin anak, tapi juga cara untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin.

Sumber : (Merry Wahyuningsih, Detik.com)

Read Full Post »

Pria Tak Kehilangan Hasrat Bercinta Sampai Akhir Hayatnya

Perth, Jangan dikira lansia tidak butuh bercinta, sebab ternyata 30 persen pria di atas 75 tahun masih aktif berhubungan seks. Kalaupun ada yang tidak bisa memenuhi hasrat tersebut, alasannya bukan kurang berminat tapi memang terhalang faktor lain misalnya penyakit.

Fakta ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Zoe Hyde, seorang ilmuwan dari University of Western Australia. Dalam penelitian tersebut, ia melibatkan 2.700 responden pria lanjut usia dengan rentang usia antara 75-95 tahun.

“Semakin lanjut usia, aktivitas seksual seroang pria makin menurun. Namun bukan berarti mereka kehilangan minat, sebab hingga usia 95 tahun sebagian pria masih menganggap hubungan seks sebagai kebutuhan penting,” ungkap Hyde seperti dikutip dari Reuters, Selasa (7/12/2010).

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine tersebut, Hyde mengungkap beberapa fakta mengejutkan. Fakta-fakta itu menghapus anggapan bahwa lansia pria merupakan individu aseksual atau sudah tidak membutuhkan hubungan seks.

Salah satunya terkait aktivitas seks pada lansia yang sudah benar-benar tua, yakni di rentang usia 85-95 tahun. Di luar dugaan Hyde sebelumnya, pada usia tersebut 20 persen pria ternyata masih aktif berhubungan seks.

Fakta lainnya adalah 48 persen dari seluruh responden masih menganggap hubungan seks itu penting, namun hanya 30 persen yang aktif berhubungan seks dalam setahun terahir. Di antara responden yang masih aktif, 40 pesen mengaku tidak puas dengan hubungan seks yang dilakukannya.

Sementara itu selisih 18 persen merupakan rasio responden yang keinginannya tidak terpenuhi karena terhalang oleh berbagai faktor. Faktor paling dominan adalah gangguan kesehatan, misalnya diabetes dengan komplikasi disfungsi ereksi dan gangguan prostat.

Hormon seks pria yakni testosteron yang terus menurun saat pria beranjak tua juga menjadi faktor yang mengurangi aktivitas seksual kakek-kakek. Karena itu Hyde menilai terapi sulih hormon (hormone replacement therapy) bisa mengembalikan gairah seks pada lansia pria.

 


Sumber : (AN Uyung Pramudiarja, Detik.com)

Read Full Post »


Jakarta, Kaum Adam selalu ribut mengenai ukuran penis yang besar agar bisa memuaskan pasangannya. Tapi ternyata hal tersebut salah, karena kekuatan ereksi yang lebih penting dan bukan besar ukurannya.

Untuk mengetahui kekuatan ereksi biasanya dengan melakukan Erection Hardness Score (EHS), yaitu tes mandiri yang sederhana, tervalidasi dan menunjukkan kelas kekerasan ereksi dengan ukuran berskala 4.

EHS digolongkan menjadi 4 grade, yaitu:

1. Grade 1: Penis bisa membesar tapi tidak mengeras, yang diibaratkan seperti ‘tapai atau tape’. Grade ini termasuk pada disfungsi ereksi berat.
2. Grade 2: Penis keras namun tidak cukup keras untuk penetrasi, yang diibaratkan seperti ‘pisang’. Grade ini termasuk disfungsi ereksi sedang.
3. Grade 3: Penis cukup keras untuk penetrasi namun tidak sepenuhnya keras, yang diibaratkan seperti ‘sosis’. Grade ini termasuk suboptimal atau disfungsi ereksi ringan.
4. Grade 4: Penis keras seluruhnya dan tegang sepenuhnya, yang diibaratkan seperti ‘timun’. Grade inilah yang diharapkan pada pria, sehingga bisa mendapatkan kepuasan seksual kedua pasangan.

“Hal yang terpenting adalah bukan panjangnya penis, melainkan seberapa kerasnya ereksi penis,” ujar dr. Andri Wanananda MS yang juga anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), dalam konsultasi detikHealth, Kamis (2/12/2010).

Dalam tulisannya dr Andri juga menuturkan semakin bertambah usia seseorang, maka ketegakkan penis akan semakin merunduk ke bawah. Namun hal ini bukanlah tanda gangguan ereksi tapi proses penuaan (the aging process) yang tidak bisa dicegah dan hanya bisa ditunda.

Berdasarkan penelitian AP SHOW didapatkan bahwa pria dengan kekerasan optimal (EHS skala 4) lebih sering melakukan hubungan seksual, dan lebih merasa puas serta memiliki pola pikir yang positif atas kehidupan, dibandingkan dengan pria yang hanya mencapai EHS skala 3 atau suboptimal.

Hal ini karena semakin tinggi kepuasaan pria dan wanita dengan kekerasan ereksi, semakin tinggi pula kepuasan seksual, kehidupan cinta dan kualitas hidup secara keseluruhan, kebahagiaan dalam hidup berkeluarga dan dalam peran individu sebagai suami atau istri.

Pada umumnya panjang penis ketika relaksasi sekitar 5-9,5 cm, dan ketika ereksi sekitar 12,5-17,5 cm dengan rata-rata 16 cm. Panjang penis diukur mulai dari pangkal penis sampai dengan ujung penis (glans penis), sedangkan diameter penis umumnya tidak lazim untuk diukur.

Salah satu faktor yang paling mempengaruhi ukuran penis adalah faktor keturunan, seperti halnya warna mata atau warna kulit yang tidak dapat diubah. Selain itu jumlah hormon testosteron dalam tubuh juga turut mempengaruhi pertumbuhannya.

Meski panjang penis tidak terlalu mempengaruhi kenikmatan seksual, tapi beberapa orang masih beranggapan bahwa dirinya akan lebih hebat jika memiliki penis panjang.

Sebuah survei pernah dilakukan Andrologi Andromedical untuk mengetahui rata-rata panjang penis di seluruh negara dunia. Penelitian yang dipimpin Dr Eduardo Gomez de Diego mendapatkan rata-rata panjang penis pria di dunia sekitar 14 cm (5,5 inci).

Untuk itu tak perlu merasa rendah diri jika memiliki ukuran penis yang tidak besar. Karena selama pria memiliki kekuatan ereksi yang baik, maka ia tetap bisa memuaskan pasangannya. Dan Jangan lupa KLIK DISINI SOLUSI DAHSYATNYA….

(Sumber ; Vera Farah Bararah, Detik.com)

 
 

Read Full Post »


Bisnis ABE, yang lebih dahsyat saya bilang bisnis lahir batin, karena memang terbukti melepaskan kita dari permasalahan lahir maupun bathin yang menjerat selama ini.
Tidak seperti yang saya bayangkan! saya pikir saya masih bisa bikin web support, landing page dan ketik-ketik artikel lebih dulu baru jalankan bisnisnya, kenyataannya lebih cepat dari dugaan ! belum sempat saya melakukan itu semua bisnis saya sudah jalan, beberapa titik sudah bergabung langsung tanpa pikir panjang lagi, padahal saya baru pasang status apa adanya saja, sebetulnya dari awal saya sudah merasakan feeling bisnis yang rasanya “click” di hati, tanpa melihat bagaimana bonusnya apalagi sistemnya.

Karena saya adalah suka ngutak ngatik internet maka saya lebih memilih mengerjakannya secara ONLINE, tapi sungguh nggak kebayang kalau saya mau jalankan secara OFFLINE! akan sangat banyak sekali yang minat dengan satu-satunya BISNIS PASUTRI yang di rekomendasikan Boyke Dian Nugraha (Pakar Kesehatan Reproduksi) & produknya teregister di POM, mungkinkah anda yang akan mengambil peluangnya?

Begitu mengetahui Boyke Dian Nugraha sendiri yang memberikan rekomendasi atas produk DEWASA yang memang selalu diburu para pasutri maupun kaum pria dewasa, saya berpikir bisnis yang menjadi kebutuhan dasar manusia ini akan selalu laku dicari orang, karena menyangkut “harga diri” & begitu buaaaanyaknya orang yang ingin diakui “hebat” oleh pasangannya.

Sebetulnya banyak obat kuat pria yang beredar dipasaran, tapi 99% adalah obat ilegal & malah ada yang buatan sendiri agar dapat mengeruk untung lebih besar, pihak Badan POM (Badan Pengawas Obat & Makanan) sudah sangat sering melakukan razia & sweeping di kota-kota besar di Indonesia, hal ini untuk melindungi konsumen yang seringkali tidak mengetahui tentang bahaya obat ilegal tersebut, dari sisi legalitas saja bikin “deg-degan” ya kalau bisnis obat tidak jelas seperti itu… apalagi jika sampai membuat nyawa melayang? karena obat-obat kuat yang beredar “gelap” itu tidak memiliki sertifikasi dari POM & karena bersifat diminum maka berefek negatif pada ginjal, hati hingga jantung! wahhh enggak dehh!!

itulah mengapa begitu saya diberi kesempatan mendapatkan peluang bisnis yang produknya di rekomendasikan oleh Boyke Dian Nugraha (Pakar Kesehatan Reproduksi) & produknya telah terdaftar resmi di Badan POM maka tanpa pikir panjang lagi saya bergabung tanpa mikir bagaimana profitnya, bonusnya, apalagi sistem networkingnya… istilah saya : ” hajar duluuu!! mikir belakangan…” 🙂

Adrenalin saya terpacu begitu kencang untuk segera menjalankan & mengembangkan bisnis ini. Bagaimana dengan anda? apakah adrenalin anda sudah mulai panas? 🙂 langsung saja meluncur di www.bisnisdirumah.net disana saya jelaskan dengan sangat sederhana saya tidak akan membuat anda pusing dengan istilah maupun bonus-bonusnya!

let’s make money! pokoknya hajar bleh!… 🙂

Tim Bisnis Grup ABEnetwork
Hotline : 0812 2829 8482

 

Read Full Post »

Dikutip dari Prevention, Jumat (7/8/2009), ini dia 7 kebiasaan sederhana mereka yang berdaya ingat kuat yang bisa Anda terapkan sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan otak.

1. Tidak mengonsumsi alkohol
Mereka dengan memori yang kuat ternyata jarang mengonsumsi minuman-minuman beralkohol, karena ternyata alkohol dapat merusak sistem saraf dan melemahkan kemampuan otak.

2. Menonton televisi tidak lebih dari satu jam setiap harinya
Orang-orang berdaya ingat kuat jarang melihat tontonan-tontonan yang tidak terlalu penting, kecuali tontonan yang sifatnya mengedukasi. Mereka lebih sering membaca ketimbang menonton.

3. Sering membaca novel
Dengan membaca novel, otak akan dilatih berpikir dan menebak-nebak apa yang akan terjadi. Alur cerita novel yang berliku-liku akan membuat otak terus berpikir tapi dalam bentuk petualangan otak yang lebih menarik dan seru.

4. Selalu menyilang-nyilangkan dan menyambung-nyambungkan data
Kemampuan otak akan terus meningkat ketika data yang masuk ke dalamnya terhubung satu sama lain. Dengan menghubung-hubungkan seperti itu, sebuah data akan tersimpan dan tertanam dalam otak lebih kuat lagi.

5. Tidak pernah lupa mengonsumsi ikan
Ikan diketahui merupakan sumber protein yang berfungsi meregenerasi sel-sel mati. Sel-sel otak pun harus terus diregenerasi. Beberapa jenis ikan seperti salmon dan sarden mengandung omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan sel-sel otak dan kemampuan mengingat seseorang.

6. Meminum teh atau kopi
Teh dan kopi mengandung kafein yang bisa memacu kerja jantung dan otak untuk terus terjaga dan bekerja lebih baik lagi. Namun konsumsi yang berlebihan, terutama kopi bisa berakibat fatal. Minumlah dalam dosis yang sewajarnya.

7. Selalu membuat catatan dalam bentuk jurnal atau notes kecil

Data yang masuk ke otak kita tanpa tercatat mungkin saja menempel dan mungkin juga tidak. Namun jika data tersebut dicatat, maka kita dapat melihatnya kembali ketika lupa. Mencatat juga ternyata bisa meningkatkan kemampuan otak untuk menghafal hingga 20 persen.

Read Full Post »

Tips Seks Lelaki

Buat Lelaki ntuk Menjadi Tuan Bagi Diri Sendiri

Tadi habis mandi pagi, mau siap siap berangkat ke sekolah, karena masih ada waktu iseng iseng buka beberapa koran Online salah satunya koran nasional “Kompas” yang harus wajib dibaca walau negeri tercinta lagi jauh dimata. Alhasil ada satu essai, sepertinya sangat baik dan cocok buat saya yang lagi lajang seorang diri di negeri yang sangat romantis bangeet, dan apalagi gangguan/godaan bagi kaum perempuan lelaki itu tiap detik menghiasi.

Essai ini mungkin bisa menjadi salah satu alternatif buat pelarian diri terutama para lelaki yang senasip seperti saya, tentunya disamping Kekuatan Iman dan Agama yang ada disanubari.

berikut tips buat lelaki yang lagi jauh menyepi dari sang istri ;

SEKS menentukan identitas seseorang, ada pria juga wanita. Secara biologis, seksualitas pria lebih sederhana dibanding wanita. Meski begitu, sering ditemui bahwa alat sederhana ini cukup sulit dikendalikan. Bila pria terangsang secara seksual, akan tersiksa bila tidak segera disalurkan.

Karena itu, menurut Paulus Subiyanto, konsultan keluarga pada New Life Institute, Bali, menyebutkan bahwa hampir 100 persen pria melakukan onani sebagai jalan pintas pelepasan ketegangan seksual.

Tentu saja bagi sebagian besar mereka yang sudah berumah tangga, tidak akan banyak menemui kesulitan dalam hal penyaluran ini. Persoalan datang bagi yang masih lajang. Mesti bagaimana mereka?

Meski banyak hal bisa dilakukan untuk meredam gejolak semisal mengembangkan hobi, olahraga, menulis dan lainnya, berikut ini ada teknik sederhana yang bisa dilakukan menurut Subiyanto;

Sadari kenyataan seksualitasmu yang bersifat mudah terangsang, sulit dikendalikan, sering gelisah karena seks, dan hasrat seksual yang kuat. Namun demikian sadari juga bahwa kau dikarunia potensi untuk menggunakan akal budi sehingga mampu bersikap rasional, membuat pertimbangan, memilih yang terbaik untuk diri sendiri.

Saat Anda merasa terangsang dan mengalami ketegangan seksual
1. Duduk dengan tenang. Ambil napas dan rasakan dengan penuh kesadaran keberadaanmu.
2. Alihkan perhatiaan dari seputar alat kelamin ke dalam pikiranmu, jika ketegangan bersumber dari fantasimu. Beri kesempatan pada kemampuan rasionalmu.
3. Pikirkan bahwa reaksi kimia akan berhenti dengan sendirinya.
4. Syukuri bahwa sebagai laki-laki, Anda normal bila memiliki potensi seksual semacam itu.
5. Yakinkan diri bahwa sekaranglah kesempatan untuk melatih kecerdasanmu dalam mengendalikan diri, khususnya seksualitas.
6. Pandanglah Mr.P mu yang sedang ereksi dan katakan dengan ramah;” Hi, anak kecil. Jangan nakal, ayo istirahat dulu!”
7. Jika kau berhasil, layaklah untuk berbangga diri. Berilah penghargaan kepada diri sendiri. Anda cerdas dengan belajar dan menjadi ”Tuan bagi diri sendiri.”

BRAVO…. ayoo katakan Saya berhasil dan Menjadi Tuan Bagi Diri Sendiri… AMIN

Read Full Post »

Older Posts »