Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Tokoh’ Category

Sri Mulyani Wanita Paling Berpengaruh ke-23 Versi Forbes

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Republik Indonesia, menempati posisi ke-23 dalam daftar “100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia” versi majalah ekonomi terkemuka Forbes yang dikeluarkan Kamis (28/8).

Posisi itu sekaligus menempatkan Sri Mulyani sebagai orang nomor tiga paling berkuasa di Asia. Ia hanya kalau “hebat” dari Ho Ching, Direktur Eksekutif Temasek Holdings, Singapura, yang berada di posisi ke-8; dan Sonia Gandhi, Presiden Partai Kongres Nasional India (INC) yang menempati peringkat ke-21.

Namun demikian, Sri Mulyani, mantan Direktur IMF kawasan Asia, mengalahkan pamor Aung San Suu Kyi, peraih Nobel yang kini berada dalam tahanan rumah junta militer Myanmar. Suu Kyi hanya menempati peringkat ke-38 dalam daftar Forbes itu.

Survei yang dilakukan oleh Forbes ini berdasarkan pada karier, efek ekonomi, dan peliputan media.

Adapun Kanselir Jerman Angela Merkel dinobatkan sebagai “Wanita Paling Berpengaruh di Dunia 2008” untuk tiga bertahun berturut-turut.

Sheila Bair, Direktur US Federal Deposit Insurance Corp, yang menjamin tabungan bank, mencatat debutnya dalam daftar itu di nomor kedua atas meningkatnya kemampuan lembaga yang ia pimpin di tengah perekenomian AS yang terhuyung-huyung.

Menteri Luar Negeri yang juga Sekretaris Negara AS, Condoleezza Rice, menjadi satu-satunya pejabat pemerintah lainnya dalam urutan “Sepuluh Besar”, meskipun dia jatuh tiga tingkat dari posisi tahun silam di nomor tujuh.

Selain Rice, dalam peringkat Sepuluh Besar terdapat para direktur eksekutif dari PepsiCo, WellPoint, Anglo American, Kraft Foods, Temasek Holdings, Areva, dan Xerox.

“Daftar ini akan memberi isnpirasi kepada kita ketika melihat apa yang sudah dilakukan dan mendengarkan kisah hidup beberapa tokoh tersebut,” kata Chana Schoenberger, editor Forbes, dalam sebuah wawancara seperti yang dikutip dari AFP.

Ada 54 pebisnis eksekutif dan 23 politikus dalam daftar itu, termasuk selebritas dan kepala lembaga swadaya masyarakat. Forbes mengatakan, sekitar 45 persen perempuan ini berasal dari AS.

Kalahkan Hillary, Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Paling Berpengaruh

Jakarta – Menko Perekonomian dan Menkeu Sri Mulyani masuk dalam jajaran 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Berada di peringkat ke-23, Sri Mulyani mengalahkan nama-nama beken lainnya seperti Hillary Rodham Clinton, Aung San Suu Kyi dan Oprah Winfrey.

Sri Mulyani dianggap cukup berpengaruh karena setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, cadangan devisa Indonesia terus meningkat menembus level tertingginya US$ 50 miliar. Kini bahkan cadangan devisa Indonesia sudah menembus US$ 60 miliar.

Forbes juga menilai, investasi asing terus menanjak setelah kepemimpinan Sri Mulyani di Departemen Keuangan. Wanita yang baru saja berulang tahun ke-46 ini juga dinilai gigih memberantas korupsi di birokrasi, menciptakan insentif pajak dan mempermudah UU Investasi.

Gelar dari Forbes ini sekaligus melengkapi berbagai gelar yang diperoleh ibu tiga anak ini sebelumnya. Sri Mulyani pada Maret lalu juga telah dinobatkan sebagai tokoh paling berpengaruh di Asia oleh Singapore Institute of International Affair (SIIA).

Peringkat pertama masih diduduki oleh kanselir Jerman Angela Merkel yang sudah tiga tahun berturut-turut berada di peringkat pertama.

Sheila Bair, pimpinan Federal Deposit Insurance Corporation berada di peringkat kedua. Ia dinilai cukup berpengaruh karena terus bekerja keras mengatasi krisis finansial parah yang sedang melanda AS.

Posisi ketiga ditempati oleh CEO Pepsi, Indra Nooyi. Wanita kelahiran India ini dinilai sukses membawa Pepsi menjadi sebuah perusahaan makanan dan minuman yang mendunia.

Berikut 30 besar wanita paling berpengaruh di dunia seperti dikutip detikFinance dari Forbes, Kamis (28/8/2008):

  1. Angela Merkel, Kanselir Jerman
  2. Sheila C Bair, Chairman Federal Deposit Insurance Corp
  3. Indra K Nooyi, Chairman PepsiCo
  4. Angela Braly, CEO, President WellPoint
  5. Cynthia Carroll, Chief Executive Anglo American
  6. Irene B Rosenfled, Chairman Kraft Foods
  7. Condoleezza Rice, Menlu AS
  8. Ho Ching, Chief Executive Temasek
  9. Anne Lauvergeon, Chief Executive Areva
  10. Anne Mulcahy, Chairman Xerix Corp
  11. Gail Kelly, Chief Executive Westpac Bank
  12. Patricia A Woertx, Chairman Archer Daniels Midland
  13. Christina Fernandez, Presiden Argentina
  14. Christine Lagarde, Menkeu Perancis
  15. Safra A Catz, President Orecle
  16. Carol B Tome, CFO Home Depot
  17. Yulia Tymoshenko, PM Ukraina
  18. Mary Sammons, Chairman Rite Aid
  19. Andrea Jung, Chairman Avon
  20. Marjorie Scardino, Chief Executive Pearson PLC
  21. Sonia Gandhi, Pemimpin Partai India
  22. Riza Lavizzo-Mourey, Chief Executive Robert Wood Johnson Foundation
  23. Sri Mulyani Indrawati, Menkeu RI
  24. Julie Gerberding, DIrektur Pencegahan dan Kontrol penyakit AS
  25. Michele Bachelet, Presiden Chili
  26. Ellen Alemany, Chief Executive Royal Bank of Scotland Americas
  27. Carol Meyrowitz, Chief Executive TJX Cos
  28. Hillary Rodham Clinton, Senator AS
  29. Hynd Bouhia, Dirjen Casablanca Stock Exchange
  30. Anne Sweeney, President Disney-ABC Television Group

Sementara Oprah perada di peringkat 36, Aung San Suu Kyu berada di peringkat 38, Gloria Arroyo berada di peringkat 41.

……………..

Sumber ;

http://www.forbes.com

– Tempo Interaktif / Kamis, 28-08-2008

– DetikFinance / Kamis, 28-08-2008

Read Full Post »

Setelah 6 Tahun di Tawan Inggrid Betancourt Bebas

Hampir setiap hari media massa di Perancis tidak luput memberitakan tentang penawanan Inggrid Betancourt oleh gerilyawan kiri Kolombia sejak enam tahun yang lalu.

Inggrid Betancourt adalah Mantan Calon Presiden Kolombia yang memiliki dua kewarganegaraan yakni Perancis dan Kolombia.

Pada hari Rabu tanggal 2 Juli kemaren Inggrid beserta 14 tawanan lainnya berhasil dilepaskan oleh berbagai usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Kolombia, Venezuela, Equator dan Perancis bersama Kelompok Swadaya Masyarakat Internasional dan LSM lokal Kolombia lainnya, setelah para pemberontak yang menyekap mereka ditipu untuk melepaskan mereka.

Inggrid Betancourt (46), penasehat AS Marc Gonsalves, Thomas Howes dan Keith Stansell, serta 11 personil (polisi dan militer) Kolombia diculik oleh anggota kelompok yang menamakan dirinya Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (Forces Armées Révolutionnaires de Colombie/FARC) pada 23 Februari 2002.

Aksi penyelamatan sandera yang diberi nama Operasi Jaque di provinsi Guaviare di Kolombia bagian tenggara berhasil menyelamatkan seluruh sandera dan menangkap dua anggota FARC. Operasi penyelamatan yang dirancang berbulan-bulan lamanya termasuk dengan menyusupkan seorang agen ke kelompok FARC.

Sejumlah helikopter dan gerilyawan yang sebagian mengenakan kaos bergambarkan Che Guevara juga dilibatkan dalam oeprasi tersebut.

Puluhan helikopter berjaga-jaga di tempat tak jauh dari lokasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi.

Presiden Alvaro Uribe memberi selamat kepada angkatan darat yang menjalankan operasi itu, yang tidak melepaskan tembakan sama sekali, dan mendesak FARC untuk melepaskan para sandera dan berdamai.

Ingrid Betancourt yang terlihat pucat tersenyum ketika keluar dari pesawat terbang militer bersama dengan para sandera lainnya di ibukota Kolombia, Bogota, dan disambut oleh ibu dan suaminya.

Dia mengimbau FARC untuk membebaskan para sandera lainnya dan berdamai.

Betancourt berterima kasih kepada Presiden Uribe, yang merupakan saingannya dalam kampanye bakal calon presiden ketika dia diculitk, dan mengatakan Uribe “adalah presiden yang sangat baik”.

“Saya tetap memiliki aspirasi untuk mengabdi kepada Kolombia sebagai presiden,” katanya.

Sejumlah pemimpin dunia serta Sekertaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki Moon menyambut gembira atas keberhasilan pemerintah Kolombia membebaskan para sandera, termasuk sambutan dari calon presiden Amerika Barack Obama.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, yang menjadikan pembebasan Betancourt sebagai prioritas dalam kebijakan luar negerinya, bersama dengan menteri luar negeri Bernard Kuchner beserta saudara dan anak anak Betancourt langsung memberikan keterangan pers di istana Presiden la Palais Elysee di Paris.

Inilah 15 nama para tawanan yang dibebaskan :

INGGRID BETANCOURT

Thomas Howes
Keith Stansell
Mark Gonzálvez
Juan Carlos Bermeo
Raymundo Malagón
José Ricardo Marulanda
William Pérez
Erasmo Romero
José Miguel Arteaga
Armando Flores
Julio Buitrago
Armando Castellanos
Raingel Rodríguez
Jhon Jairo Durán

Sumber : Info-France.com

Read Full Post »

Rangking Top 20 Intelektual Dunia Versi Foreign Policy

Fethullah Gülen

Sobat budiman, masih ingat peluncuran Jurnal Foreign Policy Bulan April yang lalu tentang 100 tokoh intelektual dunia ? yang salah satu diantaranya terdapat tokoh intelektual muda Indonesia Anies Baswedan yang sekarang menjabat rektor Universitas Paramadina. Bisa kembali dilihat DISINI.

Foreign Policy edisi Bulan Juli/Agustus ini sudah melaunching kepublik 20 rangking top tokoh intelektual dunia, yang disaring dan dipilih lebih dari 500.000 pemilih didunia yang dilakukan selama satu bulan.

Inilah daftar 20 Top Intelektual Dunia versi Jurnal Foreign Policy :

1. Fethullah Gülen, Religious leader • Turkey
2. Muhammad Yunus, Microfinancier, activist • Bangladesh
3. Yusuf Al-Qaradawi, Cleric • Egypt/Qatar
4. Orhan Pamuk, Novelist • Turkey
5. Aitzaz Ahsan, Lawyer, politician • Pakistan
6. Amr Khaled, Muslim televangelist • Egypt
7. Abdolkarim Soroush, Religious theorist • Iran
8. Tariq Ramadan, Philosopher, scholar of Islam • Switzerland
9. Mahmood Mamdani, Cultural anthropologist • Uganda
10. Shirin Ebadi, Lawyer, human rights activist • Iran
11. Noam Chomsky, Linguist, activist • United States
12. Al Gore, Climate change activist, politician • United States
13. Bernard Lewis, Historian • Britain/United States
14. Umberto Eco, Novelist, semiologist • Italy
15. Ayaan Hirsi Ali, Activist, politician • Somalia/Netherlands
16. Amartya Sen, Development economist • India
17. Fareed Zakaria, Journalist, author • United States
18. Garry Kasparov, Democracy activist, chess grandmaster • Russia
19. Richard Dawkins, Biologist, author • Britain
20. Mario Vargas Llosa, Novelist, politician • Peru

Sumber : Journal Foreign Policy

Read Full Post »

Selamat Jalan Prof

Sang Penjaga Hati Nurani itu telah Pergi

Prof.Dr. DELIAR NOER

10.30 WIB Rabu 18 Juni 2008

Seorang bunga bangsa kembali pulang kearibaan-NYA

Semerbak aroma catatan hati dan pekik suaranya

telah terpatri pati dibumi khatulistiwa

Prof

Semoga Engkau tenang dan damai dalam Pangkuan-NYA

Entahkah masih ada anak bangsa pengikut teguh prinsipmu…..

SELAMAT JALAN PROF….

Read Full Post »

Satu Satu Daun Berguguran

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

(Chairil Anwar, Kerawang Bekasi)

Ali Sadikin lahir di Sumedang, Jawa Barat pada 7 -7-1927; dan meninggal di Singapura, 20 Mei 2008 ) adalah seorang letnan jenderal KKO-AL (Korps Komando Angkatan Laut) yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno menjadi Gubernur DKI Jakarta ke-7 pada tahun 1966 menggantikan Soemarmo, Bang Ali menjadi Gubernur dalam usia 37 tahun.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora dan Kabinet Dwikora yang disempurnakan di bawah pimpinan Presiden Soekarno. Ali Sadikin menjadi gubernur yang sangat merakyat dan dicintai rakyatnya. Karena itu ia disapa akrab oleh penduduk kota Jakarta dengan panggilan Bang Ali sementara istrinya, Ny. Nani Sadikin, seorang dokter gigi, disapa Mpok Nani.

Ali Sadikin adalah gubernur yang sangat berjasa dalam mengembangkan Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan yang modern. Di bawah kepemimpinannya Jakarta mengalami banyak perubahan karena proyek-proyek pembangunan buah pikiran Bang Ali, seperti Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ria Monas, Taman Ria Remaja, kota satelit Pluit di Jakarta Utara, pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet, dll. Bang Ali juga mencetuskan pesta rakyat setiap tahun pada hari jadi kota Jakarta, 22 Juni. Bersamaan dengan itu berbagai aspek budaya Betawi dihidupkan kembali, seperti kerak telor, ondel ondel, lenong dan topêng Betawi, dsb.

Ia juga sempat memberikan perhatian kepada kehidupan para artis lanjut usia di kota Jakarta yang saat itu banyak bermukim di daerah Tangki, sehingga daerah tersebut dinamai Tangkiwood.

Selain itu, Bang Ali juga menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang saat itu lebih dikenal dengan nama Jakarta Fair, sebagai sarana hiburan dan promosi dagang industri barang dan jasa dari seluruh tanah air, bahkan juga dari luar negeri. Ali Sadikin berhasil memperbaiki sarana transportasi di Jakarta dengan mendatangkan banyak bus kota dan menata trayeknya, serta membangun halte (tempat menunggu) bus yang nyaman.

Di bawah pimpinan Bang Ali, Jakarta berkali-kali menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) yang mengantarkan kontingen DKI Jakarta menjadi juara umum selama berkali-kali.

Salah satu kebijakan Bang Ali yang kontroversial adalah mengembangkan hiburan malam dengan berbagai klab malam, mengizinkan diselenggarakannya perjudian di kota Jakarta dengan memungut pajaknya untuk pembangunan kota, serta membangun kompleks Kramat Tunggak sebagai lokalisasi pelacuran. Di bawah kepemimpinannya pula diselenggarakan pemilihan Abang dan None Jakarta.

Masa jabatan Ali Sadikin berakhir pada tahun 1977, dan ia digantikan oleh Letjen. Tjokroparanolo.

Setelah berhenti dari jabatannya sebagai gubernur, Ali Sadikin tetap aktif dalam menyumbangkan pikiran-pikirannya untuk pembangunan kota Jakarta dan negara Indonesia. Hal ini membawanya kepada posisi kritis sebagai anggota Petisi 50, sebuah kelompok yang terdiri dari tokoh-tokoh militer dan swasta yang kritis terhadap pemerintahan Presiden Soeharto. Selain Bang Ali, tokoh yang terlibat dan menandatangani Petisi itu antara lain mantan Ketua MPRS Jenderal (Purn) AH Nasution, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng, mantan Perdana Menteri M Natsir dan Burhanuddin Harahap.

Selain itu ada juga wanita pejuang SK Trimurti dan sejumlah aktivis seperti AM Fatwa, Judilherry Justam, Chris Siner Key Timu, Anwar Harjono, Alex Jusuf Malik.

Petisi itu diberi judul “Pernyataan Kepedulian” berisi kritik kepada Soeharto yang menggunakan Pancasila sebagai alat politiknya dan alat penekan lawan-lawannya.

Petisi itu dikeluarkan untuk menanggapi pidato Soeharto dalam pertemuan petinggi TNI (saat itu ABRI) di Pekanbaru pada 27 Maret 1980 dan pidato Soeharto pada HUT Kopasandha (saat ini Kopassus) di Cijantung, Jakarta pada 16 April 1980.

Petisi itu disampaikan oleh Dr Azis Saleh ke pimpinan DPR dan pada 3 Juli 1980 sebanyak 19 anggota DPR menyurati Presiden untuk minta tanggapan.

Soeharto pada 1 Agustus 1980 menyurati Ketua DPR Daryatmo tentang tanggapannya atas Petisi 50 itu.

Alhasil mereka yang terlibat dalam Petisi 50 menjadi musuh politik Soeharto. Mereka mendapat berbagai tekanan dan perlakuan tak adil.

Bang Ali dikenal pula sebagai salah seorang pendekar hukum karena mendirikan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang memberi perlindungan hukum untuk rakyat kecil.

Bang Ali menjadi simbol perlawanan dan perjuangan menegakkan kebenaran.

…………

Dimalam hening dimalam sunyi, sambil mendoakan Bang Ali Sadikin agar ditempatkan disisi-NYA yang layak, alunan musik Iwan Fals SATU SATU mengiring derak nafas sambil mendoakan nasib bangsa Indonesia ntuk meneruskan nafas juang dan semangat Bang Ali…….

Selamat Jalan Bang Ali….

Indonesia akan tetap mengenang wangi namamu….

satu-satu daun berguguran
jatuh ke bumi dimakan usia
tak terdengar tangis tak terdengar tawa
redalah reda …

satu-satu tunas muda bersemi
mengisi hidup gantikan yang tua
tak terdengar tangis tak terdengar tawa
redalah reda …

waktu terus bergulir
semuanya mesti terjadi
daun-daun berguguran
tunas-tunas muda bersemi

satu-satu daun jatuh ke bumi
satu-satu tunas muda bersemi
tak guna tertawa
redalah reda …

waktu terus bergulir
kita kan pergi dan tinggal pergi
ke dalam tangis ke dalam tawa
tunas-tunas muda bersemi

(Iwan Fals, Satu Satu)

Sumber :

– Wikipedia

– Antara.co.id

_ Foto : tempointeraktif.com

Read Full Post »

John Tyler Hammons

Amerika Serikat pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2008 kemaren, kembali membuat kejutan di panggung politik, yang mana seorang anak muda bernama JOHN TYLER HAMMONS yang berusia 19 tahun yang masih duduk di bangku tahun pertama perkuliahannya di bidang Ilmu Politik Universitas Oklahoma (Political science major at the University of Oklahoma) terpilih menjadi seorang Wali Kota MUSKOGEE, Oklahoma USA, yang berpenduduk lebih kurang 38.000 jiwa.

John Tyler Hammons yang memang telah menggantungkan cita cita untuk menjadi Presiden USA ini, terpilih menjadi Wali Kota dengan mengalahkan mantan Wali Kota Muskogee Hershel Ray McBride yang berusia 70 tahun dengan perolehan suara sekitar 70 %.

John T Hammons sesaat setelah kemenangannya mengatakan “Kampanye yang kami lalui cukup hebat, menyenangkan, dan kami memperoleh kepercayaan penduduk,” selanjutnya dia ingin menjadi pemimpin kota dengan pemerintahan yang terbuka, “Saya tidak akan memonopoli gagasan-gagasan yang baik,” katanya.

John T Hammons, yang akan mulai melakukan acara seremonial pelantikannya pada tanggal 20 Mei ini untuk masa jabatan dua tahun, dan ia menyatakan “ini hanya merupakan awal dari sebuah karir politik yang membentang kedepannya”.

“Saya ingin menjadi Gubernur Oklahoma dan Presiden AS,” katanya, dengan diiringi Energi yang tinggi, Integritas dan Antusias yang kuat, itulah motto yang diembannya.

beeteee end wee…. apakah ini ada kaitannya dengan efek semangat muda Barack Obama ??

bisa saja …… 8)

bagaimana dengan Indonesia ? apakah masih sibuk dengan calon calon yang Dependent, Independent atau masih euforia senyum Pepsodent ……. 🙂

Sumber : Le Monde.fr/15-05-08

Read Full Post »


Mengagumkan Baru 19 Tahun, Alia Profesor Termuda di Dunia

ALIA SABUR, Wanita kelahiran New York USA pada tanggal 22 February 1989 ini, yang usianya saat ini baru 19 tahun, namun wanita ini telah mencetak rekor sebagai profesor paling muda dalam sejarah di dunia.

Gadis asal Northport, New York ini memang luar biasa. Dia mulai bicara dan membaca ketika masih berumur 8 bulan! Alia menyelesaikan pendidikan SD pada usia 5 tahun.

Dia kemudian masuk kuliah pada umur 10 tahun. Dan pasa umur 14 tahun, Alia meraih gelar sarjana sains dalam bidang matematika aplikasi dari Universitas Stony Brook, wanita paling muda dalam sejarah AS yang berhasil melakukannya.

Pendidikan Alia berlanjut ke Universitas Drexel dan meraih gelar M.S. dan Ph.D. dalam sains dan engineering.

“Saya benar-benar senang mengajar,” kata Alia seperti dilansir MSNBC, Sabtu (26/4/2008). “Ini hal di mana Anda bisa membuat perberdaan. Ini bukan cuma apa yang bisa Anda lakukan, tapi Anda bisa membuat banyak orang menjadi berbeda,” imbuh wanita muda itu.

Dikatakan Alia, yang ingin dilakukannya hanyalah membagi semua yang telah dipelajarinya. “Saya merasa saya bisa membantu banyak orang,” tuturnya.

Selain prestasi akademiknya yang mengagumkan, Alia juga merupakan pemain musik dan pemegang sabuk hitam olahraga bela diri taekwondo.

Pada tanggal 19 February 2008 dia dinobatkan dalam the Guinness Book of World Records sebagai Professor Termuda di Dunia. Mengagumkan, FANTASTIQUE !

Sumber :

http://www.socyberty.com

– Wikipedia

– Detikcom/26-04-2008


Read Full Post »

Older Posts »