Feed on
Tulisan
Komentar

John Tyler Hammons

Amerika Serikat pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2008 kemaren, kembali membuat kejutan di panggung politik, yang mana seorang anak muda bernama JOHN TYLER HAMMONS yang berusia 19 tahun yang masih duduk di bangku tahun pertama perkuliahannya di bidang Ilmu Politik Universitas Oklahoma (Political science major at the University of Oklahoma) terpilih menjadi seorang Wali Kota MUSKOGEE, Oklahoma USA, yang berpenduduk lebih kurang 38.000 jiwa.

John Tyler Hammons yang memang telah menggantungkan cita cita untuk menjadi Presiden USA ini, terpilih menjadi Wali Kota dengan mengalahkan mantan Wali Kota Muskogee Hershel Ray McBride yang berusia 70 tahun dengan perolehan suara sekitar 70 %.

John T Hammons sesaat setelah kemenangannya mengatakan “Kampanye yang kami lalui cukup hebat, menyenangkan, dan kami memperoleh kepercayaan penduduk,” selanjutnya dia ingin menjadi pemimpin kota dengan pemerintahan yang terbuka, “Saya tidak akan memonopoli gagasan-gagasan yang baik,” katanya.

John T Hammons, yang akan mulai melakukan acara seremonial pelantikannya pada tanggal 20 Mei ini untuk masa jabatan dua tahun, dan ia menyatakan “ini hanya merupakan awal dari sebuah karir politik yang membentang kedepannya”.

“Saya ingin menjadi Gubernur Oklahoma dan Presiden AS,” katanya, dengan diiringi Energi yang tinggi, Integritas dan Antusias yang kuat, itulah motto yang diembannya.

beeteee end wee…. apakah ini ada kaitannya dengan efek semangat muda Barack Obama ??

bisa saja …… 8)

bagaimana dengan Indonesia ? apakah masih sibuk dengan calon calon yang Dependent, Independent atau masih euforia senyum Pepsodent ……. :)

Sumber : Le Monde.fr/15-05-08

Gempa di China

Lagi bumi diguncang oleh bencana alam yang merenggut korban jiwa dalam jumlah yang besar, rentetan demi rentetan bencana silih berganti menerjang sudut sudut bumi. Dalam dua Bulan ini saja bertubi tubi bencana alam mengguncang penghuni bumi, setelah bencana badai Nargis di Myanmar yang merenggut ribuan jiwa, kemudian disusul dengan badai di Amerika, Gempa Bumi di Jepang dan sekarang kembali Bencana Gempa Dahsyat mengguncang China yang diperkirakan menelan ribuan korban jiwa.

Pertanda apa ini semua ? Apakah ini pertanda bumi semakin tua ? atau akibat ulah manusia sendiri yang lupa pada Sang Pencipta ? atau kelakuan manusia sendiri yang tak jera memerangi antar sesama manusia sebagai Umat Ciptaannya ? atau manusia sendiri yang tamak untuk memperkosa alam demi kerakusan hawa nafsu ntuk mengkuasa hidup yang hanya sepersekian detik di dunia ?

atau ini pertanda apa ?

haruskah lagi kita ntuk saling membunuh, menipu, menggelabui dan mencurangi antar sesama manusia di planet Bumi ini ?

belumkah mau kita sesama manusia ntuk saling berjabat erat dan bergandeng tangan ntuk saling merasakan hidup damai, aman, adil dan sejahtera bersama ?

ataukah kita akan selalu menanti bencana bencana lainnya silih berganti bernyanyi buat kita yang lupa untuk apa hakiki hidup di dunia ?

atau ………………. kita akan selalu menunggu tanda tanda tanya lainnya, yang selalu tak mau bertanya itu sebuah pertanda apa ?

atau ……………….. hanya akan selalu atau ntuk sebuah tanda tanya ?

atau ………………….

?

———————————————————

Dujiangyan - Korban gempa di China menembus 40 ribu orang termasuk yang tewas, terkubur puing dan hilang. Bantuan melalui udara terus dikirimkan pada kota yang terputus aksesnya.

Menurut Wakil Gubernur Provinsi Sichuan Li Chengyun, data sementara menunjukkan 14.463 tewas seperti dilansir dari AFP, Kamis (15/5/2008).

Sekitar 26 ribu terkubur hidup-hidup dalam puing-puing bangunan.

Sementara menurut kantor berita resmi China, Xinhua, pada Kamis dini hari mengatakan 30 ribu orang hilang atau tidak berhasil ditemukan di Kota Shifang dekat episentrum gempa. Sementara data yang tewas lebih dari 2.500 jiwa.

Beberapa pesawat dan helikopter mengirimkan bantuan lewat udara. 100 Tentara terjun dengan parasut menjangkau daerah gempa yang terputus aksesnya. Tim SAR di Provinsi Sichuan masih berjuang menyelamatkan korban yang masih hidup dan mengangkat jenazah dari puing-puing bangunan.

PM China Wen Jiabao mengatakan sekitar 100 ribu personel militer dan polisi dikerahkan menangani bencana gempa 7,8 SR yang terjadi pada Senin 12 Mei 2008. “Waktu adalah hidup,” kata Jiabao menyemangati para anggota SAR.
( nwk / rdf )

Sumber : Detik.Com/15-05-2008

———————————————————————-

BEIJING–MI: Korban jiwa akibat gempa 7,6 pada skala Richter yang melanda China, Senin (12/5) diperkirakan mencapai ribuan orang. Perkirakaan ini didapat karena korban jiwa di Provinisi Sinchuan saja dikhawatirkan mencapai 3.000-5.000 orang.

Selain itu, menurut kantor berita Xinhua, di provinsi ini sedikitnya 10 ribu orang diperkirakan mengalami luka. Tidak hanya menelan korban jiwa yang begitu banyak, gempa dengan kekuatan besar ini dilaporkan juga merubuhkan 80 persen bangunan yang ada di Beichuan Qiang, Provinsi Sichuan.

Juga dilaporkan, ratusan orang diduga terkubur hidup-hidup setelah bangunan sekolah, pabrik, dan asrama di Shifang, barat daya Sinchuan, yang ada runtuh akibat gempa. (Rtr/OL-06)

—————————

CHONGQING–MI: Gempa terparah dalam tiga dasawarsa terakhir di China telah menewaskan hampir 9.000 orang, Senin (12/5), dan kemungkinan jumlah korban masih terus bertambah.

Kantor berita Xinhua mengutip keterangan dari pemerintah setempat yang menyebutkan 8.533 orang tewas di provinsi Sichuan. Pusat gempa berkekuatan 7,8 skala Richter itu berada di kawasan pegunungan yang jaraknya sekitar 100 km dari kota berpenduduk 10 juta jiwa yaitu Cengdu, ibu kota Sichuan.

“Jalan mulai bergoyang ketika saya menyetir. Batu berjatuhan dari gunung dan debu menggelapkan langit di sekitar lembah,” kata seorang supir biro seismologi Sichuan, yang berkendaraan di dekat titik pusat ledakan, sebagaimana dikutip Xinhua.

Bencana itu terjadi saat jam belajar dan delapan sekolah runtuh di wilayah itu. Sekitar 900 remaja terkubur di reruntuhan bangunan bertingkat tiga di kota Dujiangyan, Sichuan.

Antara 3.000 dan 5.000 orang diperkirakan tewas di Wilayah Otonomi Beichuan Qiang, tulis media pemerintah tersebut. Sebanyak 10 ribu jiwa di Beichuan dikhawatirkan cedera dan 80% bangunan di wilayah itu hancur, tulis Xinhua. Televisi pemerintah menyebutkan terjadi lebih dari 300 kali gempa susulan.

Jumlah penduduk Beichuan adalah 161.000 orang, artinya sepersepuluh warganya tewas atau cedera. Wilayah itu adalah bagian dari Kota Mianyang dan terletak 160 km dari Cengdu.

Ratusan orang terkubur di dua pabrik kimia yang runtuh di Shifang, Sichuan, tulis edisi Xinhua online, lalu menyebutkan lebih dari 80 ton amoniak cair yang sangat korosif tumpah. Ratusan orang lainnya terkubur di reruntuhan sekolah, pabrik, dan asrama di wilayah tersebut.

Korban yang tidak kalah banyak juga terkubur di rumah sakit yang rubuh di kota Dujiangyan, Sichuan. Pusat gempat berada tidak jauh dari Wenchuan, wilayah pegunungan yang

dihuni sekitar 100 ribu jiwa, dan getarannya terasa hingga ke seluruh China dan Bangkok, ibu kota Thailand.

Gempa terburuk sebelumnya di China terjadi pada tahun 1976 di Tangshan yang menewaskan 300 ribu orang. US Geological Survey dalam situs web-nya, (http://earthquake.usgs.gov) menyebutkan gempa besar terjadi pada pukul 13.28 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.

Perdana Menteri Wen Jiabao tiba di Cengdu dan Presiden Hu Jintao memerintahkan usaha pertolongan sekuat tenaga, tulis Xinhua.

Di Washington, Presiden George W. Bush mengemukakan bahwa AS siap membantu. “Kami menyampaikan duka cita kepada mereka yang cedera maupun kepada keluarga para korban gempa yang terjadi hari ini. Saya khususnya sedih dengan banyaknya pelajar dan anak-anak yang terkena dampak tragedi ini. AS siap membantu dengan segala cara yang bisa dilakukan,” kata Bush dalam pernyataannya.

Paling tidak 45 orang tewas di Cengdu, tulis Xinhua mengutip seorang pejabat biro sismologi setempat. Terdapat 57 korban tewas di Shaanxi, 48 lainnya di Gansu, 50 di kotamadya Chongqing dan satu di provinsi Yunan, ungkap Xinhua mengutip markas penanggulangan bencana. (Ant/Reuters/OL-03)

Sumber Berita & Foto : Media Indonesia, 12 Mai 2008